Assalamualaikum, Sahabat Ilmu kali ini ophie akan membagikan Materi kuliah bagi kamu yang berada di jurusan farmasi matri ini berhubungan tentang reaksi identifikasi anion dan kation, untuk lebih jelasnya apa yang ada di dalam materinya kalian juga bisa mendownload langsung file lengkapnya
DAFTAR ISI
MATERI BAB I : PENDAHULUAN
MATERI BAB II : TEORI UMUM
BAB 1
Untuk Materi Jelas dan lengkapnya kalian bisa download di link di bawaqh ini:
DOWNLOAD MATERI REAKSI IDENTIFIKASI
Terima Kasih untuk kalian yang sudah mampir ke blog pribadi mimin ^_^
- LATAR BELAKANG
- MAKSUD PRAKTIKUM
- TUJUAN PRAKTIKUM
MATERI BAB II : TEORI UMUM
- TEORI UMUM
- URAIAN BAHAN
- PROSEDUR KERJA (ANONIM, 2016)
MATERI BAB III : METODE KERJA
- ALAT PRAKTIKUM
- BAHAN PRAKTIKUM
- CARA KERJA
- UJI ORGANOLEPIK
MATERI BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
- HASIL
- PEMBAHASAN
MATERI BAB V : PENUTUP
- KESIMPULAN
- SARAN
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Reaksi identifikasi adalah
suatu proses dimana suatu sampel (kation atau anion) ditambahkan suatu jenis
larutan yang bertujuan untuk menentukan golongan maupun jenis larutan tersebut.
Reaksi identifikasi adalah suatu reaksi kimia yang dimaksudkan untuk
mengetahui keberadaan suatu zat (ion/gugus) dalam suatu samoel tetentu. Untuk
itu maka dibutuhkan pengetahuan dasar tentang sifat zat/gejala atau perubahan
di timbulkan apabila ditambahkan suatu pereaksi.
Suatu reaksi identifikasi bisa dilakukan dengan uji organoleptik.
Uji organoleptik atau
uji indera atau
uji sensori merupakan cara pengujian dengan menggunakan indera manusia sebagai
alat utama untuk pengukuran daya penerimaan terhadap produk
tersebut. Di dalam reaksi identifikasi dikenal adanya dua macam analisis, yaitu
analisis kuantitatif dengan analisis kualitatif.
Analisis
kualitatif membahas tentang identifikasi zat-zat. Urusannya adalah unsur atau
senyawa apa yang terdapat dalam suatu sampel. Sedangkan analisis kuantitatif
berurusan dengan penetapan banyaknya satu zat tertentu yang ada dalam sampel. Untuk
tujuan analisis kualitatif sistematik kation-kation diklasifikasikan dalam lima
golongan berdasarkan sifat kation itu terhadap beberapa reagensia. Dengan
memakai apa yang disebut reagensia golongan secara sistematik, adapt kita
tetapkan ada tidaknya golongan-golongan kation dan dapat juga memisahkan
golongan-golongan ini untuk pemeriksaan lebih lanjut. Reagensia golongan yang
dipakai untuk klasifikasi kation yang paling umum, adalah asam klorida,
hidrogensulfida, ammonium sulfide, dan ammonium karbonat. Klasifikasi ini
didasarkan atas apakah suatu kation bereaksi dengan reagensia-reagensia ini
dengan membentuk endapan atau tidak. Sedangkan analisis kuantitatif adalah (analisis jumlah) bertujuan untuk mengetahui jumlah atom,
ion, gugus/senyawa tertentu dalam suatu bahan atau campuran bahan.
Didalam
analisis kualititaf dikenal dengan adanya pereaksi selektif dan pereaksi
spesifik dimana pereaksi selektif yaitu suatu pereaksi yang diberikan bertujuan
hanya untuk saju jenis kation ataupun anion,
dapat dikatan juga reaksi selektif adalah reaksi yang terjadi atas
sekelompok bahan yang berbeda-beda atas suatu pereaksi serta dapat berfungsi
untuk memisahkan golongan yang berbeda. Contoh dari reaksi selektif dapat
dilihat pada uji golongan klorida dimana reaksi selektif yang terjadi dapat
memisahkan ion golongan klorida dengan ion lainnya. Sedangkan pereaksi spesifik
adalah pereaksi yang diberikan bertujuan untuk beberapa jenis anion kation atau
dapat dikatan pereaksi spesifik adalah reaksi khas yang merupakan reaksi antara
bahan tertentu dengan pereaksi spesifik untuk bahan tersebut. Contoh reaksi ini
adalah reaksi pada metode spot test
1.2 Maksud Praktikum
Mereaksikan
antara kation/anion dengan beberapa pereaksi tertentu
1.3 Tujuan Praktikum
1. Mengetahui
suatu reaksi yang spesifik untuk suatu jenis kation/anion tertentu
2. menentukan
kation/anion yang terdapat dalam suatu sampel.
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Teori Umum
Analisis kualitatif
adalah metode analisis yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan kandungan
suatu unsur kimia pada suatu zat yang tidak diketahui komposisinya (Harvey,
2005).
Reaksi
yang terjadi dalam metode analisis kualitatif dapat digolongkan menjadi reaksi
spesifik, reaksi sensitif, dan reaksi selektif. Reaksi spesifik adalah reaksi
khas yang merupakan reaksi antara bahan tertentu dengan pereaksi spesifik untuk
bahan tersebut. Contoh reaksi ini adalah reaksi pada metode spot test. Reaksi
sensitif adalah reaksi peka yang mampu menunjukkan keberadaan bahan yang hanya
berjumlah sedikit sekali tetapi sudah tampak hasilnya dengan jelas
(Sunarya,2012).
Reaksi
selektif adalah reaksi yang terjadi atas sekelompok bahan yang berbeda-beda
atas suatu pereaksi serta dapat berfungsi untuk memisahkan golongan yang
berbeda. Contoh dari reaksi selektif dapat dilihat pada uji golongan klorida
dimana reaksi selektif yang terjadi dapat memisahkan ion golongan klorida dengan
ion lainnya (Susiarti,2006). [Bersambung]...
DOWNLOAD MATERI REAKSI IDENTIFIKASI
Terima Kasih untuk kalian yang sudah mampir ke blog pribadi mimin ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar