Senin, 19 Agustus 2019

MAKALAH LAPORAN REAKSI IDENTIFIKASI ANION DAN KATION


Assalamualaikum, Sahabat Ilmu kali ini ophie akan membagikan Materi kuliah bagi kamu yang berada di jurusan farmasi matri ini berhubungan tentang reaksi identifikasi anion dan kation, untuk lebih jelasnya apa yang ada di dalam materinya kalian juga bisa  mendownload langsung file lengkapnya

DAFTAR ISI

MATERI BAB I   : PENDAHULUAN
  • LATAR BELAKANG
  • MAKSUD PRAKTIKUM
  • TUJUAN PRAKTIKUM

MATERI BAB II  : TEORI UMUM

  • TEORI UMUM
  • URAIAN BAHAN
  • PROSEDUR KERJA (ANONIM, 2016)
MATERI BAB III  : METODE KERJA
  • ALAT PRAKTIKUM
  • BAHAN PRAKTIKUM
  • CARA KERJA
  • UJI ORGANOLEPIK
MATERI BAB IV  : HASIL DAN PEMBAHASAN
  • HASIL
  • PEMBAHASAN
MATERI BAB V  : PENUTUP
  • KESIMPULAN
  • SARAN

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN



BAB 1
PENDAHULUAN
1.1      Latar Belakang
Reaksi identifikasi adalah suatu proses dimana suatu sampel (kation atau anion) ditambahkan suatu jenis larutan yang bertujuan untuk menentukan golongan maupun jenis larutan tersebut.  Reaksi identifikasi adalah suatu reaksi kimia yang dimaksudkan untuk mengetahui keberadaan suatu zat (ion/gugus) dalam suatu samoel tetentu. Untuk itu maka dibutuhkan pengetahuan dasar tentang sifat zat/gejala atau perubahan di timbulkan apabila ditambahkan suatu pereaksi. Suatu reaksi identifikasi bisa dilakukan dengan uji organoleptik.
Uji organoleptik atau uji indera atau uji sensori merupakan cara pengujian dengan menggunakan indera manusia sebagai alat utama untuk pengukuran daya penerimaan terhadap produk tersebut. Di dalam reaksi identifikasi dikenal adanya dua macam analisis, yaitu analisis kuantitatif dengan analisis kualitatif.
Analisis kualitatif membahas tentang identifikasi zat-zat. Urusannya adalah unsur atau senyawa apa yang terdapat dalam suatu sampel. Sedangkan analisis kuantitatif berurusan dengan penetapan banyaknya satu zat tertentu yang ada dalam sampel. Untuk tujuan analisis kualitatif sistematik kation-kation diklasifikasikan dalam lima golongan berdasarkan sifat kation itu terhadap beberapa reagensia. Dengan memakai apa yang disebut reagensia golongan secara sistematik, adapt kita tetapkan ada tidaknya golongan-golongan kation dan dapat juga memisahkan golongan-golongan ini untuk pemeriksaan lebih lanjut. Reagensia golongan yang dipakai untuk klasifikasi kation yang paling umum, adalah asam klorida, hidrogensulfida, ammonium sulfide, dan ammonium karbonat. Klasifikasi ini didasarkan atas apakah suatu kation bereaksi dengan reagensia-reagensia ini dengan membentuk endapan atau tidak. Sedangkan analisis kuantitatif adalah (analisis jumlah) bertujuan untuk mengetahui jumlah atom, ion, gugus/senyawa tertentu dalam suatu bahan atau campuran bahan.
Didalam analisis kualititaf dikenal dengan adanya pereaksi selektif dan pereaksi spesifik dimana pereaksi selektif yaitu suatu pereaksi yang diberikan bertujuan hanya untuk saju jenis kation ataupun anion,  dapat dikatan juga reaksi selektif adalah reaksi yang terjadi atas sekelompok bahan yang berbeda-beda atas suatu pereaksi serta dapat berfungsi untuk memisahkan golongan yang berbeda. Contoh dari reaksi selektif dapat dilihat pada uji golongan klorida dimana reaksi selektif yang terjadi dapat memisahkan ion golongan klorida dengan ion lainnya. Sedangkan pereaksi spesifik adalah pereaksi yang diberikan bertujuan untuk beberapa jenis anion kation atau dapat dikatan pereaksi spesifik adalah reaksi khas yang merupakan reaksi antara bahan tertentu dengan pereaksi spesifik untuk bahan tersebut. Contoh reaksi ini adalah reaksi pada metode spot test
1.2  Maksud Praktikum
Mereaksikan antara kation/anion dengan beberapa pereaksi tertentu
1.3  Tujuan Praktikum
1.  Mengetahui suatu reaksi yang spesifik untuk suatu jenis kation/anion tertentu
2.  menentukan kation/anion yang terdapat dalam suatu sampel.

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1      Teori Umum
Analisis kualitatif adalah metode analisis yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan kandungan suatu unsur kimia pada suatu zat yang tidak diketahui komposisinya (Harvey, 2005).
Reaksi yang terjadi dalam metode analisis kualitatif dapat digolongkan menjadi reaksi spesifik, reaksi sensitif, dan reaksi selektif. Reaksi spesifik adalah reaksi khas yang merupakan reaksi antara bahan tertentu dengan pereaksi spesifik untuk bahan tersebut. Contoh reaksi ini adalah reaksi pada metode spot test. Reaksi sensitif adalah reaksi peka yang mampu menunjukkan keberadaan bahan yang hanya berjumlah sedikit sekali tetapi sudah tampak hasilnya dengan jelas (Sunarya,2012).
Reaksi selektif adalah reaksi yang terjadi atas sekelompok bahan yang berbeda-beda atas suatu pereaksi serta dapat berfungsi untuk memisahkan golongan yang berbeda. Contoh dari reaksi selektif dapat dilihat pada uji golongan klorida dimana reaksi selektif yang terjadi dapat memisahkan ion golongan klorida dengan ion lainnya (Susiarti,2006). [Bersambung]...

Untuk Materi Jelas dan lengkapnya kalian bisa download di link di bawaqh ini: 

DOWNLOAD MATERI REAKSI IDENTIFIKASI

Terima Kasih untuk kalian yang sudah mampir ke blog pribadi mimin ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© SAHABAT ILMU... | Blogger Template by Enny Law