FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
TUGAS PENDAHULUAN
KESETIMBANGAN
OLEH :
NAMA : ZUMRATUL INAYAH
STAMBUK : 15020140111
KELOMPOK : 3
KELAS : C4
ASISTEN : SRI WAHYUNI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2016
1.3 Cara
Kerja
1. Dipersiapkan
alat dan bahan
2. Di
timbang CaCO3sebanyak
0,1 gr, 0,1
gr dan 0,05
gr
3. Di
masukkan larutan CaCO3yang sudah di timbang ke dalam gelas kimia
4. Di
tambahkan sedikit demi sedikit aquades
kemudian aduk hingga larut dan mengendap.
5. Di masukkan
larutan yang telah
di aduk kedalam labu
ukur dan di
tambahkan aquades sedikit
demi sedikit sesuai
dengan volume yang
telah di tentukan
6. Dan setelah
itu dipindahkan larutan
tersebut ke dalam botol pereaksi dan
berikan etiket pada
botol tersebut
2.3 Cara Kerja
1. Dipersiapkan
alat dan bahan
2. Ditimbang
bahan kimia NH4CL sebanyak
13,5 gram
3. Dipipet
larutan NH4OH
(pekat) sebanyak 137,5
mL, dan
dimasukkan
kedalam gelas kimia
4. Kemudian, ditambahkan
larutan aquades sebanyak
175 Ml,
diaduk dan setelah
itu dihomogenkan (jadilah
larutan NH4OH 5 m)
5. Ditambahkan larutan
N4CL (amonium klorida)
didalam gelas kimia yang
berisi larutan NH4OH
5 m
6. Diaduk sampai
melarut dan dihomogenkan
7. Setelah itu,
dimasukkan kedalam labu
ukur 250 M
8. Dan ditambahkan
aquades sebanyak 250
Ml, kemudian
Dihomogenkan
9. Setelah itu, dimasukkan kedalam
botol pereaksi dan
berikan label atau etiket.
3.
Larutan
KSCN 0,1
3.1 Uraian Bahan
KSCN (Ditjen, POM edisi III,1979 : 693)
Nama Resmi : KALII
TSIOSIANAT
Sinonim : Kalium
Tsiosianat
RM : KSCN
BM : 97,18
Pemerian : Hablur,
tidak berwarna, meleleh
basah
Kelarutan : Larut
dalam 0,5 bagian
air dan dalam
45
etanol mutlak
3.2 Perhitungan
Dik = M = 0,1 M
BM
= 189,596
V = 300
Ml = 0,3 L
Dit = gr =
. . . . .?
Gr = M
. BM . V
= 0,1
. 189,596 . 0,3
= 5,68788
gram
Bentuk
padatan untuk KSCN
Gr = M
. BM . V
=
0,1 . 97,18
. 0,13= 2,9 gr
3.3 Cara Kerja
1. Dipersiapkan alat
dan bahan
2. Ditimbang larutan
KSCN 2,9 mL
dengan menggunakan
wadah
cawan porselin di
neraca ohaus
3. Dimasukkan larutan
KSCN didalam gelas
kimia
4. Ditambahkan aquades
dengan cara diteteskan
sedikit demi sedikit kedalam
gelas kimia sebanyak
100 mL menggunakan botol semprot.
5. Diaduk sampai
larutan tersebut melarut dipindahkan larutan
tersebut kedalam labu
ukur 200 Ml
6. Ditambahkan aquades
kedalam gelas kimia
sebanyak 100
Ml
7. Setelah itu, dipindahkan larutan
tersebut di labu
ukur 100
Ml
8. Dimasukkan satu
per satu larutan
KSCN didalam labu
ukur 200 Ml
dan 100 mL ke
dalam labu ukur 500 Ml dan
dihomogenkan
9. Setelah
itu, dimasukkan larutan
tersebut ke dalam
botol
pereaksi
kemudian berikan label
atau etiket
4.
Larutan
SnCL2 0.1 M
4.1 Uraian Bahan
SnCL2 (Ditjen, POM edisi III,1979 : 733)
Nama Resmi : TIN(II)
CHLORIDA
Sinonim : Timah(II)
Klorida
RM : SnCL2
BM : 189,596
Pemerian : Hablur
tidak berwarna
Kelarutan : Larut
dalam asam klorida
encer
RS : CL—Sn—CL
4.2 Perhitungan
Dik m = 0,1 m
Bm = 65,12
V = 300 ml
= 0,3 L
Dit gr....?
Penye = m
. Bm . V
= 0,1
. 65,12 . 0,3
= 1,9536
Gram
4.3 Cara
Kerja
1.
Dipersiapkan alat
dan bahan
2.
Ditimbang 6,7666
gr SnCl2
3.
Dilarutkan SnCl2kedalam HCL
encer pekat sedikit demi
sedikit hingga
sampai pada batas
standar yaitu 350 Ml
4.
Dimasukkan kedalam
labu ukur 350 ml dan
dihomogenkan
5.
Setelah itu, dimasukkan larutan
tersebut kedalam botol
reaksi,
tutup dan kemudian berikan
label atau etiket
5. Larutan KCN
0,1
5.1 Uraian Bahan
KCN (Ditjen, POM edisi III,1979 : 691)
Nama Resmi : KALII
SIANIDA
Sinonim : Kalium
Sianida
RM : KCN
BM : 65,12
Pemerian : Serbuk
hablur, warna putih
perlahan lahan
terurai di
udara
Kegunaan :
Pertambangan, electroplating dan
fotograf
5.2 Perhitungan
Dik =
M = 0,1 M
BM = 65,12
V = 300
Ml diubah ke L
= 0,3 L
Dit = M(gr)....?
Penye =
Gr = M
. BM . V
= 0,1
. 65,12 . 0,3
= 1,9536
g
5.3 Cara Kerja
1.
Dipersiapkan alat
dan bahan
2.
Ditimbang 1,9536
gram KCN dan
masukka kedalam gelas
kimia
3.
Dimasukkan larutan
kedalam gelas kimia
4.
Ditambahkan sedikit
demi sedikit aquades
dan dihomogenkan
5.
Masukkan larutan
tersebut kedalam labu
ukur dan dihomogenkan kembali
6.
Ditambahkan aquades
sedikit demi sedikit
sampai dengan volume yang
ditentukan
7.
Setelah itu, dimasukkan larutan
dari labu ukur
ke botol pereaksi dan
berikan label atau
etiket
6. Larutan NaOH
2N
6.1 Uraian bahan
NaOH (Ditjen, POM edisi IV,1995 : )
Nama Resmi : NATRII
HYDROXIUM
Sinonim : Natrium
Hidroksida
RM : NaOH
BM : 48,0
Pemerian : Putih
atau praktis putih,
massa melebur
terbentuk pellet
serpihan atau batang
atau bentuk lain kerasdan
rapuh dan menunjukkan pecahan
hablur bila dibiarkan diudara, akan
cepat menyerap
karbondioksida dan lembab
kelarutan : Mudah
larut dalam air
dan etanol
6.3 Cara Kerja
1. Dipersiapkan alat
dan bahan
2. Ditimbang NaOH
sebanyak 24 gram
dengan menggunakan
kertas timbang
dan neraca ohaus
3. Dimasukkan kedalam
gelas kimia lalu
tambahkan aquades
sedikit demi
sedikit sebanyak 100 Ml untuk
melarutkan
4. Diaduk dengan
menggunakan batang pengaduk
hingga
melarut
5. Kemudian, ditambahkan
kembali aquades sedikit
demi sedikit hingga
volume yang ditentukan
6. Diaduk kembali
hingga melarut setelah
itu dihomogenkan
7.
Dipindahkan ke dalam botol
pereaksi kemudian berikan label
Terima Kasih Atas Kunjungan Kalian Semoga Materi Kali ini Bisa Bermanfaat bagi kalian khususnya yang berada di jurusan farmasi ^_^
Waasalamualaikum..





Tidak ada komentar:
Posting Komentar